Tampilkan postingan dengan label Tips Jilly. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Jilly. Tampilkan semua postingan

Rahasia Mengetahui Kebohongan Pasangan Anda

Salah satu sarana ampuh mempertahankan hubungan cinta adalah menjalin komunikasi yang lancar, komunikasi yang jujur. Masalahnya, mengapa orang takut berkata jujur?

Orang berbohong karena orang merasa tidak nyaman jika mengatakan kebenaran. Jika berbohong, kata Dr Jackie Black dalam bukunya berjudul Meeting Your Match: Cracking The Code to Successful Relationship, laki-laki akan menjadi tidak setegas biasanya. Jika menghadapi pertanyaan langsung, laki-laki akan mengelak atau menjawab "tidak tahu". Untuk mengetahui apakah pasangan Anda berbohong atau tidak, Anda tidak perlu mesin poligraf. Anda hanya cukup memperhatikan gerak-geriknya.

Menyentuh hidung

Salah satu gelagat paling kelihatan ketika orang berbohong adalah sering menyentuh hidungnya. Gatal? Mungkin ya. Tapi mungkin juga tidak jika dihadapkan pada konteks pembicaraan serius. Sekalipun menyentuh hidung tidak bisa dibilang secara tegas dan pasti bahwa itu adalah bahasa kebohongan, gerakan menyentuh hidung secara tak sadar itu bisa menjadi indikasi langsung bahwa orang tak siap berkata apa adanya. Pada titik ini Anda bisa belajar dari pengalaman dan kebiasaan orang yang berkata tidak benar dan jujur. Saat itu, tanpa sadar dan tanpa sengaja, mereka akan menyentuh hidungnya.

Gaya bicara

Orang yang tidak berbohong biasanya langsung menjawab pertanyaan Anda. Anda tanya itu, dia akan jawab itu. Sederhana saja. Tapi perhatikan perubahan gaya bicaranya. Jika dia berbohong, gaya bicaranya akan berubah. Yang dulunya sederhana, kini berubah rumit. Kompleks. Kalimatnya menjadi sangat panjang, bertele-tele, sering tak menyentuh isi dan tak menjawab pertanyaan. Bisa jadi diksinya dipaksa rumit dan terkesan "wah", intelektual dan berisi. Padahal logikanya sering kusut. Tak nyambung. Antara satu hal dan hal lain tak saling berkaitan. Semacam ada lompatan yang patah. Sekalipun poin ini pun tak bisa dipersiskan sebagai tanda bahwa orang pasti berbohong, kejelian tetap saja dibutuhkan untuk memegang ekor kesalahan logika (berpikir maupun berbahasa).

Kelakuan yang berbeda dari biasanya

Tanda lain yang bisa Anda pegang dari orang yang tak berkata jujur adalah kelakuan yang berbeda. Lain dari biasanya. Anda harus ingat bahwa kelakuan atau tindakan berhubungan dengan pikirannya. Kalau dia tak ingin Anda tahu apa yang terjadi sebenarnya, gerakannya pasti mendukung. Ada beberapa gerakan atau kelakuan yang bisa Anda perhatikan, antara lain, menggosok leher atau mata, menutupi mulut ketika berbicara, menggaruk-garuk kepala atau memegang telinga, dan menggerakkan leher tapi tak sesuai dengan kalimatnya sendiri. Menggosok mata, misalnya. Dalam ilmu psikologi, gerakan itu bisa menjadi representasi dari penolakannya, bentuk pengalihan emosinya. Demikian pun menutup mulut. Apalagi setelah berbicara, orang itu cepat-cepat menutup mulut dan sedikit kaget. Itu satu tanda yang jelas. Atau juga menggaruk-garukan kepala. Coba Anda perhatikan baik-baik kelakuannya. Kalau dia berkata jujur dan benar, dia tak perlu menggarukkan kepalanya. Menggaruk kepala punya hubungan erat dengan mekanisme perlindungan diri. Semacam tindakan untuk mengalihkan perhatian dan pembicaraan orang lain. Demikian juga dengan gerakan menggosok leher. Gerakan itu bisa merupakan bentuk pengalihan emosinya.

Jeda dan kesalahan bicara

Ini terjadi disebabkan ketidaksiapan berbohong. Orang yang tidak siap berbohong akan gelagapan, gagap atau terbata-bata dalam mengantisipasi pernyataan atau konfirmasi, bahkan salah menjawab atau berbicara. Jeda yang terlalu panjang dalam pembicaraan pun bisa menjadi indikator. Itu artinya orang itu berpikir panjang bagaimana mesti mengatakan sesuatu. Meskipun elemen ini juga tidak bisa dijadikan patokan pasti, elemen ini tetap saja perlu diperhatikan dalam dialog atau upaya menyingkap kebenaran. Untuk itu, Anda tetap harus mengetahui perilaku dasar orang itu, mempelajari pola bicara, bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Cermati kapan perubahannya. Karena itu, sebisa mungkin hindari komunikasi via SMS, telepon atau email. Tanpa berhadapan langsung, Anda akan sulit mengamati perubahan yang terjadi. Itu berarti Anda juga akan sulit tahu apakah dia berbohong atau tidak.

Bertolak belakang

Seseorang yang suka berkata tak jujur kemungkinan besar sangat benci yang namanya detail atau rincian. Orang itu lebih suka berbicara hal-hal umum. Mengapa? Karena hal-hal yang detail akan menyulitkannya untuk mengatakan maksudnya. Mengatakan secara detail sama dengan membongkar kebohongannya. Dan itu biasanya dihindari. Kalau pun dia mencoba bermain dengan hal-hal yang rinci, pasti ada yang tak nyambung. Karena itu, kalau Anda ingin tahu apakah dia berbohong atau tidak, ajak dia bermain dengan hal-hal kecil dan rinci. Kalau dia mulai sulit dan tak bisa runut dengan jelas, kemungkinan besar dia sudah membohongi Anda. Apalagi kalau dia marah ketika Anda menyoal hal-hal itu. Atau dia menghindar. Itu indikator yang jelas.

Rona wajah

Kalau Anda berbicara dengan seseorang, perhatikan rona wajahnya. Kalau rona wajahnya tidak berubah seperti sebelumnya, Anda masih bisa percaya pada orang itu. Tapi ketika Anda menyentil sesuatu dan rona wajahnya tiba-tiba berubah, sekalipun dia mangatakan "tidak", dia sedang menyembunyikan sesuatu. Atau juga dia kaget dan kemudian takut kalau-kalau Anda mengetahui maksudnya. Jika sudah demikian, Anda akan dengan mudah memancingnya untuk mengatakan yang sebenarnya. Pandanglah matanya dan perhatikan rona wajahnya. Ingat, pembohong yang hebat pun pasti tak mampu mengendalikan gerak spontan otot-otot wajah bagian atas. Otot wajah bagian atas itu bereaksi sangat cepat sesuai dengan emosi.

Tips Meringkas Daftar Belanja

Niat semula ke supermarket adalah untuk membeli beras dan minyak goreng. Tetapi saat memasuki kasir, kok ada tambahan snacks, aksesori, majalah, dan sebagainya di dalam trolley?

Department store atau supermarket memang didesain agar Anda melewati rak-rak yang memajang barang-barang yang menarik, yang mampu membuat Anda berhenti dan memutuskan untuk segera memasukkannya ke dalam keranjang. Coba Anda ingat, di beberapa hypermarket, rak majalah diletakkan di dekat kasir. Dengan demikian, sambil menunggu giliran membayar, Anda dipaksa terpaku pada topik-topik yang dibahas di suatu majalah. Tak puas hanya membaca coverline di sampul majalah, akhirnya Anda memutuskan untuk membeli majalah tersebut.

Anda tak perlu kesal jika hal ini sering terjadi pada diri Anda. Sebaliknya, bersikaplah dewasa dengan melakukan perencanaan belanja yang matang.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan :
  • Periksa lemari dapur untuk mengetahui bahan-bahan makanan yang telah habis dan perlu dibeli. Buat catatan mengenai apa yang harus dibeli.
  • Beberapa supermarket atau hypermarket memasang iklan di surat kabar berisi barang-barang dengan harga promosi. Belilah barang-barang yang sedang dipromosikan karena, jika tidak, biasanya harganya menjadi lebih mahal daripada supermarket lain.
  • Jangan mengajak anak ke supermarket. Mereka mudah tergoda melihat makanan atau minuman yang sering diiklankan di televisi. Anda juga akan repot membimbing tangan mereka supaya tidak berlarian ke sana-kemari. Selain itu juga repot menenangkan bila mereka menangis karena keinginannya tidak dikabulkan.
  • Berangkatlah dalam keadaan perut sudah kenyang supaya Anda tak perlu lagi mampir ke food court.
  • Begitu tiba di supermarket, segera datangi lorong yang menyediakan bahan makanan yang Anda perlukan. Coret semua daftar belanjaan yang sudah Anda beli.
  • Bila seluruh kebutuhan Anda sudah dibeli, usahakan tidak lagi melihat-lihat ke lorong yang lain. Inilah yang akan menumbuhkan kebiasaan impulsive buying pada diri Anda.
  • Pernah melihat bahan-bahan makanan dengan merek sendiri (private label) dari minimarket atau hypermarket itu sendiri? Produk private label adalah buatan dalam negeri, yang tentu lebih murah harganya. Soal kualitas, Anda tak perlu meragukannya.
  • Saat mengantre di kasir, jangan lagi melirik-lirik rak di dekat meja kasir yang memajang snacks seperti cokelat atau permen. Rak ini memang didesain agar Anda mudah mencomotnya.
  • Belilah barang-barang yang rutin Anda gunakan dalam jumlah banyak, seperti bumbu dapur atau tisu. Membeli sedikit-sedikit hanya membuat Anda harus bolak-balik ke supermarket dan tergoda membeli yang lain.
  • Membeli air minum botolan sangat tidak dianjurkan karena harganya menjadi lebih mahal daripada bila Anda membeli air minum dalam galon.
  • Tidak membeli bahan makanan yang belum Anda rencanakan untuk memasaknya dalam waktu dekat. Biasanya bahan-bahan ini hanya akan mengendap di lemari es sampai akhirnya kadaluarsa.
  • Pada akhirnya, jika Anda memang ingin berhemat, lebih baik membeli sayur, buah, atau daging di tukang sayur. Jika tidak dapat menemukan apa yang Anda cari, silakan browsing ke supermarket.

Sumber ; Kompas.com

9 Cara Merayu Pria Dengan SMS

Bagi Anda, para wanita, pesan singkat melalui handphone bisa membantu Anda menyampaikan perasaan cinta secara halus. 

Mungkin Anda pernah memergoki teman wanita sedang mengetik SMS bernada manja kepada si pacar dan Anda yang tidak pernah melakukannya pun merasa sedikit geli bercampur penasaran. Hmm, memang sih canggung rasanya ketika baru memulai text flirting, tapi tahukah Anda kalau mengirim pesan penuh rayuan bisa membuat hubungan kian mesra? Kalau Anda bingung bagaimana mengawali text flirting, Ladies bisa mengikuti ide-ide berikut ini.






1. Pesan kosong

Mungkin ide ini terdengar aneh, tapi mengirim pesan kosong akan membuat pria Anda bertanya-tanya . Ketika ia membalas dengan, "Kok pesannya kosong, ada apa?" maka ini adalah kesempatan Anda untuk meresponnya dengan pernyataan manis semacam "Oh, aku tidak sengaja, mungkin ponselku kangen kamu". Terdengar merayu tanpa terkesan cheesy, kan?

2. Kirimi foto

Ya-ya, ini mungkin trik yang sudah sangat lama tapi tetap terbukti ampuh hingga kini! Kirimi si dia foto Anda yang paling manis, lucu, atau sedikit seksi. Tapi ingat! Jangan sekali-kali mengirimi dia foto bugil Anda. Selain beresiko, foto Anda yang sedang tersenyum sebenarnya sudah cukup untuk memuaskan si dia.

3. Kalimat gombal

Beberapa pasangan memang kurang suka dengan sesuatu yang gombal, tapi hei apa salahnya sekali-kali menggunakan rayuan ini? Kalimat cheesy semacam, "Aku rela jadi kutu di rambutmu, supaya bisa terus jalan-jalan dan mengisi kepalamu dengan aku" Funny yet sweet...

4. Puji pasangan Anda

Bukan rahasia lagi kalau pria suka dipuji oleh wanita, so heap on the praise ladies! Puji bentuk badannya, kelebihannya bermusik, bibirnya yang manis, atau penampilannya tadi pagi. Namun ingat jangan sampai berlebihan dalam memuji, bisa-bisa si dia curiga kalau ada udang di balik batu.

5. Pesan manis yang singkat

Pria biasanya tidak suka membaca buku, begitu juga bila mereka harus bersabar membaca SMS sepanjang 4 halaman dari wanita. Belum lagi kalau Anda tipe yang suka memaksa pasangan membalas SMS yang sama panjangnya dengan kiriman Anda. Hmm, padahal pesan manis yang singkat dan teratur setiap hari justru akan membuat pria lebih penasaran dengan Anda!

6. Texting versus sexting

Pesan bernada menggoda berbeda dengan pesan seks yang kini banyak dilakukan remaja. Jika text flirting membuat si dia makin penasaran dengan Anda dan hubungan kian mesra, sexting justru sebenarnya membuat hubungan Anda terlampau jauh dan malah membuat si dia mudah bosan sekaligus berpikir Anda wanita murahan.

7. Hindari salah ketik

Banyak orang merasa terganggu dengan typo alias salah ketik. Apalagi jika kata rayuan semacam "cantik" tak sengaja menjadi "cantil". Kesan yang diterima pasangan pun akan berubah! Maka jangan lupa cek pesan Anda sebelum dikirim ya..

8. Personalize It!

Penting untuk mempertahankan jati diri saat memulai text flirting. Jika Anda tipe orang yang easy going, maka jangan tiba-tiba menjadi pribadi yang super romantis. Pertahankan style Anda dan buat si dia merasa kalau pesan manis itu memang Anda yang membuatnya!

9. Undangan

Daripada menelepon si dia untuk mengajak jalan-jalan, lebih baik Anda mengirim SMS ajakan yang akan membuat dia merasa lebih spesial. Pesan seperti, "Malam minggu enaknya jalan-jalan di bawah bintang dengan (nama si dia) tersayang.Mau ikutan?"

Setelah Anda tahu caranya, text flirting tidak lagi menjadi hal yang susah dan memalukan. Buat diri Anda dan pasangan nyaman dengan kebiasaan baru ini dan bersiaplah melihat si dia makin sayang dengan Anda. Selamat mencoba.

Tampil Menarik Tanpa Ubah Jati Diri

Ingin menjadi sosok yang lebih sempurna ketika sedang dimabuk cinta, hampir dialami oleh setiap wanita di dunia ini.

Bagi Anda yang dulunya terkesan tomboy, beberapa usaha telah dilakukan agar menjadi cantik dan feminim demi menarik perhatian seorang pria yang Anda sukai. Sebaliknya, Anda yang tak suka dengan pertandingan bola dan ajang balap, tiba-tiba saja merelakan browsing semalam suntuk agar terkesan memiliki hobi yang sama dengannya.

Well Ladies, segala sesuatu yang Anda lakukan demi menarik perhatiannya adalah hal lumrah yang akan dilakukan setiap orang ketika jatuh cinta. But, adalah hal yang tak baik ketika Anda rela mengubah diri menjadi orang lain, bahkan menjadikan Anda kehilangan jati diri dalam hal ini.

Di bawah ini adalah 5 tips untuk menarik hati pria tanpa harus kehilangan diri Anda yang sebenarnya. This is it!

1. Low profile

Menjadi seorang yang rendah diri bukan berarti menjadikan diri Anda sebagai sosok yang kuper dan tak gaya. Justru, ketika Anda sedang jatuh cinta, penampilan dan cara Anda berbicara yang tak terkesan dibuat-buat malah akan membuat seseorang merasa nyaman berada di samping Anda. Coba saja Anda bayangkan, ketika ada seseorang di samping Anda yang melakukan segala sesuatunya terlalu berlebihan demi mendapatkan perhatian Anda. Apa yang akan Anda pikirkan mengenai seseorang itu kecuali rasa risih dan malas?

2. Jaga jarak

Well, yang satu ini memang harus menjadi perhatian utama bagi para wanita yang sedang dimabuk cinta. Memandang dan menghabiskan waktu bersama pria yang Anda sukai memang merupakan hal yang selalu menyenangkan bagi Anda. Tapi, Anda tak harus terus-menerus ingin selalu berada di dekatnya bukan? Hal ini dapat membuatnya merasa jenuh dan risih terhadap Anda.

Biarkan sesekali dia berkumpul bersama beberapa teman pria yang lainnya untuk bersenang-senang. Hargai waktu yang dia punya bersama orang lain selain dengan Anda. Jaga jarak pertemuan dan komunikasi Anda padanya adalah hal penting yang harus Anda lakukan. Jangan terkesan menempel terus padanya, karena selain hal ini membuat dia akan berpikiran buruk pada Anda, orang-orang di sekitar Anda yang melihatnya pun akan merasa Anda terlalu mencari perhatian terhadapnya. Calm down.

3. Be kind to his friends

Untuk mendapatkan hati seorang pria, Anda memang harus mendekati teman-temannya terlebih dahulu. BUT! jangan melakukan aksi berlebihan ketika bersama teman-temannya. Berbuat baik dan berlaku wajar sangat dianjurkan bagi Anda dalam bergaul bersama mereka. Anda tak perlu memaksakan tertawa pada setiap lelucon yang dilontarkan seorang temannya hanya untuk membuat Anda terkesan asyik di matanya.

Jangan jadikan misi Anda mendekatinya membuat teman-temannya merasa risih dengan kebaikan Anda yang berlebihan dan dibuat-buat. Mungkin ada baiknya Anda bertanya sedikit mengenai hal-hal yang disukai pria idaman Anda atau bahkan teman pria itu sendiri. Keakraban yang Anda jalin dengan temannya mungkin dapat memberi nilai plus tersendiri di hadapan dia dan mereka.

4. Sedikit saran untuknya

Jika Anda benar mencintainya, jangan jadikan alasan itu menjadi hal di mana Anda tak dapat mengungkapkan pendapat Anda mengenai dirinya. Beberapa gaya berpakaiannya yang agak aneh menurut Anda, dapat Anda utarakan tanpa terkesan memerintah dan memprotes. Dengan sedikit lelucon lembut, mungkin Anda dapat mengucapkannya. Di sisi lain, ketika dia melakukan sebuah kesalahan, jangan mengatakan seolah dia adalah yang selalu benar hanya karena Anda menyukainya. Katakan sejujurnya apa yang harus dia lakukan atau perbuat atas itu. Jika Anda meneruskan aksi 'menjilat' untuk mendapatkan simpati darinya, kelak suatu saat dia pun akan merasa muak terhadap Anda yang tak pernah protes kesalahan yang bahkan dia pun menyadarinya.

5. Terimalah diri Anda apa adanya

Mungkin rambut yang baru saja Anda potong tidak terlalu pantas menurut Anda. Atau mungkin, tubuh Anda yang sedikit gemuk membuat Anda bingung bukan kepalang terhadapnya. That's okay, tapi jangan jadikan hal ini membuat Anda drop yang bahkan menjadikan diri Anda menjadi tidak percaya diri. Jika sudah begini, pasti Anda merasa buruk di hadapannya, alhasil Anda akan memberinya segudang pertanyaan mengenai bagian tubuh yang kurang bagus menurut Anda.

Stop it now, para pria sangat tak suka dengan teman wanitanya yang selalu meributkan hal-hal seputar kecantikannya. Terlebih jika Anda menanyakannya berulang kali seolah hal itu adalah kiamat dalam hidup Anda. Jika Anda tak bisa menerima diri Anda sendiri, lantas bagaimana dengannya?

Menjadi sosok yang lebih baik dan ingin dicintai bukanlah sebuah kesalahan. Akan tetapi, jangan jadikan obsesi Anda dalam menyukai seseorang membuat Anda kehilangan kepercayaan dan jati diri Anda. Be yourself then he will be yours!

Gaya Simpel di Saat Panas

Apa yang kamu lakukan saat panas menyengat? Masih bisa berdamai dengan kibasan rambut yang telah berpadu dengan keringat? Oh oh oh ...berani taruhan, kamu pasti tak tahan! Kalau bosan dengan ponytail, gaya berikut bisa menjadi kamulan.

Step 1: sisir seluruh rambut ke arah mahkota kepala lalu ikat dengan karet rambut.

Step 2: amankan seluruh teksturnya dengan texturizing spray. Semprotkan terutama pada ponytail yang telah diciptakan.

Step 3: kepang ponytail dengan jalinan sedikit renggang. Lalu lilitkan seluruh jalinan membentuk bun dan amankan dengan bobby pins. Hint: jangan terlalu rapi membuat ponytail dan jalinan kali ini. Biarkan sedikit acak, karena ini adalah kunci utamanya

Bagaimana Membuat Pria Menjadi Penurut


Membaca judul di atas mungkin Anda akan tertawa remeh. Bagaimana bisa membuat pria jadi penurut, pasangan saya itu kan paling susah diatur...


Bila pasangan Anda adalah tipe yang susah diatur dan selalu saja mengajak Anda bertengkar saat mendiskusikan sesuatu, jangan tutup browser ini dan lanjutkan membaca setiap kalimat hingga akhir.

Lisa Hayes, adalah seorang penulis YourTango senior. Menurutnya, membuat pria jadi penurut sama halnya dengan melatih anak anjing. Tidak bermaksud untuk kasar dan merendahkan, namun konsepnya memang tak dipungkiri sama. Dibutuhkan strategi, kesabaran dan ketelatenan. Berikut, Lisa membagikan 5 langkah membuat pria jadi penurut yang bisa Anda coba praktekkan.


1. Abaikan saja dia

Jangan memaksa. Untuk membuatnya menjadi sosok yang penurut Anda tak boleh memaksa dan membuatnya merasa tersudut. Ingatlah bahwa otak pria tidak diprogram untuk mendengarkan. Saat Anda menyodorkan sejumlah peraturan, maka cenderung mereka akan melanggarnya. Well, setidaknya itulah yang selama ini terjadi, kan?

Yang harus Anda lakukan adalah, tidak menyuruhnya melakukan sesuatu, tetapi berilah contoh... contoh dan contoh... Saat kemudian ia masih tak juga berubah, abaikan dia! Jangan hiraukan dan jangan tunjukkan kemarahan apapun. Kendalikan emosi Anda. Saat demikian, pria akan menyadari ketidak hadiran Anda, kediaman Anda, yang membuat dia mengerti bahwa seharusnya ia melakukan sesuatu hal (seperti yang Anda sarankan).

2. Berikan reward dan pujian

Jangan pelit memberikan mereka hadiah atau pujian saat mereka melakukan hal yang mengagumkan. Minimal pelukan dan ciuman yang dapat membuat mereka merasa dihargai, akan meningkatkan kepercayaan diri mereka.

3. Hemat perkataan Anda

Ia tak akan pernah menjadi sosok penurut bila Anda tak berhenti mengoceh tentang sesuatu hal, menunjukkan bagaimana baik dan buruknya, dan berlaku seolah Anda adalah ibunya. Tidak! Anda yang harus berubah! Gunakan sedikit kata saat Anda ingin menyampaikan sesuatu, padat, jelas dan efektif. Jangan emosi, rendahkan suara Anda, dan ulangi setidaknya 3 kali. Menghadapi pria yang sulit diatur memang harus penuh kesabaran. Jangan berharap ia dapat membaca pikiran Anda dan tiba-tiba berubah sikap. Anda yang memang harus lebih aktif dan sabar.

4. Saat anjing dikejar, maka ia akan lari

Dan demikian pula pria. Saat kita mengejar dan menekannya, maka ia akan berusaha lari dari kita. Menghindar dan menjauh.

Bukan itu kan yang Anda inginkan, ladies? Maka, berhentilah mengejar-ngejar dan membuatnya merasa tersudutkan. Bermodal kepercayaan, Anda harus memberikan mereka ruang yang cukup untuk bergerak. Di sisi lain, Anda membelai dan merayunya agar tetap berada di sisi Anda sehingga Anda bisa mengawasinya tanpa ia merasa terkekang.

5. Ingin hasil yang instant? Lebih baik Anda tetap single

Tak ada cara instant menaklukkan pria dalam beberapa detik saja. Pria adalah manusia yang punya perasaan dan bisa berpikir, sehingga kita tak bisa memaksa dan mengubahnya dalam hitungan jari. Bila Anda memang tak siap untuk bersabar dan menjalankan strategi di atas, lebih baik cari pria yang penurut atau stay single saja. Namun, jangan terlalu berharap Anda mendapatkan sosok yang benar-benar bisa diatur. Karena di dalam pria, selalu ada jiwa anak-anak yang ingin terus bermain di dalam hidupnya. So, let's keep them fun, ladies!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...